Prodi PMI Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Gelar Pelatihan Pendampingan Desa Tertinggal

Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry berhasil menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Desa Tertinggal dengan tema “Peran Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam dalam Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT)” yang dilaksanakan dari tanggal 24 hingga tanggal 27 Mei 2023.

Kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang mahasiswa dari Prodi PMI bersama dengan seluruh dosen tetap Prodi PMI.

Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Prof. Kusmawati Hatta, M.Pd selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, kemudian dilanjutkan oleh kata sambutan dari Dr. Rasyidah, M.Ag selaku Ketua Prodi PMI, serta laporan realisasi kegiatan yang disampaikan oleh Marini Kristina Situmeang, M.Sos., MA selaku ketua panitia dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Safwan, S.Ag, MM dari Dinas Sosial dan Provinsi Aceh selaku pemateri dalam kegiatan menyampaikan berbagai pengalamannya dalam melakukan pelatihan, pendampingan dan social mapping pada desa tertinggal dengan berbagai tantangan yang pernah dihadapinya. Strategi komprehensif dan terpadu tentang bagaimana melakukan pelatihan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan desa tertinggal turut disampaikan dalam pelatihan tersebut.

Untuk mempertegas strategi pelatihan dan pendampingan yang paling ideal dan sesuai dengan kebutuhan, T. Murdani, S.Ag., M.IntelDev sebagai pemateri kedua turut menyampaikan tentang strategi beradaptasi pada komunitas adat terpencil, pendekatan pengembangan masyarakat yang paling relevan serta sesuai dengan konteks sosial yang ada, dan dilanjutkan dengan perkenalan insrtrumen social mapping serta bagaimana cara menuliskan laporan hasil pemetaan sosial.

Prof. Kusmawati Hatta, M.Pd selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry berharap terealisasinya kegiatan pelatihan dan pendampingan ini mampu mendorong kapasitas dan minat mahasiswa/i dalam upaya pelaksanaan pemetaan sosial dan pemberdayaan komunitas adat terpencil yang tepat sasaran. Dr. Rasyidah, M.Ag selaku Ketua Prodi PMI turut berharap agar kegiatan ini dapat terus dilakukan sebagai ruang belajar dalam menambah wawasan dan kecakapan melakukan pemberdayaan masyarakat desa tertinggal melalui upaya perlindungan, penguatan, konsulitas dan advokasi, aksi pengembangan berbasis kebutuhan khususnya bagi mahasiswa dan dosen.

Uin Ar-Raniry merupakah salah satu stakeholder yang selama ini telah berkontribusi pada bidang Pemberdayaan KAT, baik melalui penelitian maupun pengabdian. Oleh karena itu sebagai keberlanjutannya, sangat diperlukan pendampingan desa tertinggal serta pemberdayaan KAT yang terus-menerus untuk memastikan sustainabilitinya. Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), Penerapan Merdeka Belajar- Kampus Merdeka (MBKM) serta Pegabdian kolaborasi dosen, mahasiswa serta masyarakat lokal dapat mencetak SDM yang potensial dan menjadi corong terlaksananya pendampingan dan pemberdayaan KAT berbasis perguruan tinggi.

Bagikan berita ini:
Facebook
Telegram
WhatsApp
Twitter
Scroll to Top

Program studi:

Psikologi